Category Archives: Batik tradisional di Batikdlidir

Mengenal Kain Batik Tulis PM Motif Lar Kombinasi: Filosofi, Teknik, dan Nilai Seninya

Kain Batik Tulis PM Motif Lar Kombinasi: Perpaduan Wibawa, Seni, dan Nilai Tradisi. ini bukan sekadar kain bermotif indah. Di balik setiap garis dan lengkungnya, tersimpan makna, filosofi, serta proses panjang yang menjadikannya berbeda dari batik biasa.

Kain Batik Tulis PM Motif Lar Kombinasi

Halaman ini akan membantu Anda memahami apa sebenarnya batik ini, mengapa banyak dicari, dan kenapa ia layak menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan batik dengan karakter kuat namun tetap fleksibel digunakan.


Apa yang Dimaksud dengan Kain Batik Tulis PM?

Batik PM adalah istilah yang merujuk pada batik dengan standar produksi tertentu, terutama dalam hal kualitas bahan, kerapian motif, dan teknik pengerjaan.

Pada batik tulis PM, sebagian besar motif dikerjakan menggunakan canting oleh tangan pengrajin. Untuk varian tertentu seperti PM 119, digunakan teknik semi tulis agar harga tetap terjangkau tanpa mengorbankan karakter batik itu sendiri.

Inilah alasan mengapa batik PM sering dipilih sebagai jalan tengah antara batik tulis full premium dan batik cap atau printing.


Mengenal Motif Lar Kombinasi

Motif Lar dikenal sebagai simbol sayap—perlambang kekuatan, perlindungan, dan kewibawaan. Dalam sejarah batik, motif ini sering dikaitkan dengan nilai kepemimpinan dan kehormatan.

Pada Lar Kombinasi, unsur Lar dipadukan dengan elemen motif lain sehingga tampil:

  • Lebih dinamis
  • Tidak kaku seperti motif lar klasik murni
  • Cocok untuk berbagai usia dan gaya busana

Perpaduan ini membuat kain batik tulis PM motif Lar Kombinasi terlihat modern tanpa meninggalkan ruh tradisinya.

Pembahasan makna simboliknya kami jelaskan lebih mendalam di artikel makna motif Lar Kombinasi pada batik PM.


Karakter Visual Kain Batik Tulis PM

Secara visual, kain batik tulis PM motif Lar Kombinasi memiliki ciri khas yang mudah dikenali:

  • Garis motif tegas namun tidak kaku
  • Komposisi seimbang antara motif utama dan pendukung
  • Tampilan berwibawa tanpa terkesan berlebihan

Inilah yang membuatnya sering digunakan untuk busana resmi, seragam instansi, hingga koleksi pribadi.


Bahan Katun Primissima: Nyaman dan Bernilai

Salah satu faktor penting dalam kain batik adalah bahan. Pada batik ini, digunakan katun primissima yang dikenal halus, adem, dan nyaman dipakai dalam waktu lama.

Bahan ini sangat cocok untuk iklim tropis, mudah menyerap keringat, dan memberikan kesan jatuh yang rapi saat dijahit menjadi busana.

Kombinasi antara motif kuat dan bahan berkualitas inilah yang membuat kain ini terasa “mahal” saat dipakai.


Proses Semi Tulis yang Memberi Nilai Lebih

Meskipun berada di kelas harga yang relatif terjangkau, kain batik ini tetap melalui proses semi tulis.

Artinya, ada tahapan pengerjaan manual yang tidak dimiliki batik printing. Inilah yang membuat setiap kain memiliki sentuhan unik, bukan produk massal tanpa karakter.

Jika Anda penasaran bagaimana proses pembuatannya dari awal hingga akhir, silakan baca artikel proses pembuatan kain batik tulis PM motif Lar Kombinasi.


Untuk Siapa Kain Batik Ini Paling Cocok?

Motif ini cocok untuk berbagai kebutuhan, antara lain:

  • Busana kerja dan acara formal
  • Seragam batik kantor atau komunitas
  • Koleksi pribadi pecinta batik
  • Hadiah bernilai untuk orang penting

Fleksibilitas inilah yang membuat motif Lar Kombinasi banyak dipilih oleh pelanggan Batik Dlidir.

Rekomendasi penggunaannya secara detail dapat Anda baca di halaman penggunaan kain batik tulis PM Lar Kombinasi.
website kami lainnya : tengklengsolo.com


Kembali ke Halaman Jualan Utama

Jika Anda sudah memahami karakter, makna, dan nilai dari kain batik ini, langkah berikutnya tentu memilih dan mengamankannya.

Untuk detail harga, varian ini, dan cara pemesanan, silakan kembali ke halaman utama jual kain batik tulis PM motif Lar Kombinasi.

Jangan menunda terlalu lama—karena stok terbatas dan motif seperti ini tidak selalu tersedia dengan harga yang sama.

Cara Membedakan Batik Peksi Parang Beraskecer Lawasan dan Baru

Cara Membedakan Batik Peksi Parang Beraskecer Lawasan dan Baru.

Batik Peksi Parang Beraskecer bukan hanya sekadar kain bermotif indah — ia juga bisa menjadi warisan bersejarah yang bernilai tinggi jika berasal dari generasi ke generasi. Batik yang sudah berumur sering disebut lawasan. Untuk kolektor dan pecinta batik sejati, membedakan antara batik lawasan dan batik baru adalah keterampilan penting.

Cara Membedakan Batik Peksi Parang Beraskecer

Pada halaman ini, kami akan membahas ciri-ciri batik lawasan dan perbedaannya dengan batik baru, agar Anda bisa memastikan nilai, autentisitas, dan kisah di balik setiap kain yang Anda temui.


Apa Itu Batik Lawasan?

Batik lawasan adalah batik yang sudah berumur puluhan hingga ratusan tahun — biasanya diwariskan dari generasi ke generasi. Selain sarat makna historis, batik lawasan biasanya memiliki nilai kolektor yang jauh lebih tinggi dibanding batik baru, terutama jika motifnya klasik seperti Peksi Parang Beraskecer.

Namun, batik lawasan tidak selalu lebih baik secara kualitas material. Ada batik lawasan yang sangat terawat, namun juga ada yang rapuh karena usia dan cara penyimpanan kurang tepat.


Ciri-Ciri Batik Lawasan

1. Warna yang Lebih Tua & Lembut

Salah satu tanda paling jelas bahwa batik itu lawasan adalah warna yang tidak secerah batik baru — warnanya cenderung:

  • Lebih pudar
  • Menyatu harmonis dengan kain
  • Tidak tampak mencolok seperti batik baru

Ini terjadi karena reaksi kimia alami antara pewarna dan serat kain seiring waktu.

Namun perlu berhati-hati — beberapa batik modern justru dibuat teknik “artificial aging” agar tampak lawas. Untuk membedakannya, perhatikan juga ciri lain di bawah ini.


2. Serat Kain yang Lebih Lunak & Lentur

Batik lawasan biasanya memiliki serat yang lebih lunak dan lentur karena usia dan seringnya dipakai serta dicuci secara alami. Serat kain yang sering disentuh justru menjadi bagian dari keindahan karakter lawasan.


3. Aroma Khas & Bekas Lipatan Lama

Batik lawasan sering memiliki aroma khas yang berbeda dari batik baru — aroma yang muncul dari paparan udara, kain, dan seringnya dilipat dan disimpan selama bertahun-tahun.

Bekas lipatan tua juga dapat menjadi petunjuk. Lipatan tersebut biasanya halus, tidak tajam seperti lipatan kain baru yang baru saja disimpan.


4. Motif yang Lebih Halus & Tidak Terlalu Tajam

Motif batik lawasan sering terlihat:

  • Lebih lembut
  • Garis tidak terlalu tajam
  • Detail motif seperti Peksi dan Parang terlihat “menginspirasi” seiring waktu

Berbeda dengan batik baru yang detail motifnya cenderung tajam dan kontras tinggi. Untuk mempelajari ciri batik tulis secara umum, silakan baca artikel kami:

👉 Ciri Batik Tulis Peksi Parang Beraskecer Asli


5. Tanda Usia pada Bagian Tepi & Ujung Kain

Area tepi, ujung kain, atau lipatan lama pada batik lawasan biasanya menunjukkan tanda usia:

  • Serat kain lebih halus
  • Area warna lebih memudar
  • Beberapa bagian tampak mengkilap karena sering disentuh

Ciri Batik Baru

Batikk baru — terutama batik tulis terbaru seperti seri BTX 517 — memiliki karakter yang berbeda:

  • Warna lebih cerah dan kontras
  • Motif tampak lebih tajam
  • Serat kain terasa lebih tegas
  • Belum memiliki bekas lipatan lama atau aroma lawas

Seri batik tulis baru BTX 517 yang kami sajikan juga memiliki warna yang dipilih secara khusus agar tetap klasik namun tajam, sesuai filosofi motif Peksi Parang Beraskecer. Detailnya bisa Anda lihat di:

👉 Batik Tulis Asli BTX 517 – Motif Peksi Parang Beraskecer


Perbedaan Nilai & Harga

Batik lawasan biasanya memiliki nilai lebih tinggi pada kolektor karena sejarah dan keasliannya. Namun bukan berarti batik baru tidak bernilai — terutama batik tulis premium yang dibuat dengan proses teknik yang benar dan motif khas seperti Peksi Parang Beraskecer.

Nilai batik dipengaruhi oleh:

  • Usia kain
  • Kualitas pewarna
  • Detail motif
  • Keterampilan perajin

Jika Anda ingin tahu proses teknik pembuatan batik tulis, baca juga:

👉 Teknik Membatik Tulis Motif Peksi Parang Beraskecer


Cara Memastikan Keaslian Batik Lawasan

Mengetahui batik lawasan asli bisa jadi tantangan, terutama jika Anda bukan kolektor berpengalaman. Berikut beberapa tips:

  • Perhatikan aroma khas dan bekas lipatan lama
  • Periksa serat kain — batik lawasan cenderung lebih lunak
  • Cari tahu asal dan riwayat batik
  • Jika ragu, minta ahli batik untuk memeriksa

Apakah Batik Lawasan Selalu Lebih Berharga?

Tidak selalu. Nilai sebuah batik tergantung pada kondisi fisik kain, kualitas motif, dan sejarah di baliknya. Ada batik lawasan yang sangat rapuh sehingga nilainya justru turun karena rusak, sementara batik baru berkualitas tinggi tetap memiliki pasar kuat di kalangan pecinta batik.


Relevansi Batik Lawasan di Dunia Modern

Batik lawasan memiliki pesona tersendiri dan sering dipakai pada acara istimewa, koleksi museum, atau bahkan sebagai simbol status budaya. Untuk batik motif Peksi Parang Beraskecer, baik versi lawasan maupun baru masing-masing memiliki daya tariknya sendiri.

Motif ini tidak hanya menunjukkan estetika visual, tetapi juga menyampaikan nilai budaya dan filosofi yang mendalam. Untuk mempelajari makna simbol motif ini, Anda dapat membaca:

👉 Filosofi Motif Peksi Parang Beraskecer


Kesimpulan

Memahami perbedaan antara batik lawasan dan batik baru adalah hal penting jika Anda serius mengoleksi batik atau ingin membeli batik berkualitas. Batik lawasan menunjukkan karakter usia, warna yang lebih lembut, serta nilai historis yang unik. Sementara batik baru — terutama karya tulis berkualitas tinggi — memberikan warna tajam, detail motif kuat, dan tekstur kain yang fresh.

Keduanya memiliki daya tarik tersendiri. Yang terpenting adalah memastikan keaslian dan kualitas supaya nilai budaya tetap terjaga.


Artikel terkait:

Perbedaan Batik Tulis Peksi Parang Beraskecer Asli dan Printing

Perbedaan Batik Tulis Peksi Parang Beraskecer Asli dan Printing.

Di pasaran, tidak semua kain bermotif Peksi Parang Beraskecer dibuat dengan cara yang sama. Ada yang benar-benar batik tulis asli, ada pula yang hanya bermotif batik tetapi dicetak menggunakan mesin (printing). Perbedaan keduanya sangat signifikan, baik dari segi proses, nilai seni, hingga harga.

Perbedaan Batik Tulis Peksi Parang Beraskecer

Pada halaman ini, mudzakir.com akan mengulas secara lengkap dan jujur tentang perbedaan batik tulis asli dan batik printing, khususnya untuk motif Peksi Parang Beraskecer agar Anda tidak salah pilih saat membeli.


1. Perbedaan dari Proses Pembuatan

Batik Tulis Asli

Batik tulis dibuat secara manual menggunakan canting dan malam panas. Setiap garis digambar satu per satu oleh pengrajin. Prosesnya sangat panjang:

  • Membuat pola sketsa
  • Mencanting malam
  • Pewarnaan berlapis
  • Pelorodan (menghilangkan malam)

Untuk satu kain batik tulis motif Peksi Parang Beraskecer, proses pengerjaan bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Batik Printing

Batik printing dibuat menggunakan mesin cetak. Motif dicetak langsung ke kain seperti mencetak spanduk. Prosesnya cepat, bisa selesai dalam hitungan menit.

Tidak ada proses pencantingan, tidak ada malam, dan tidak ada sentuhan tangan perajin.


2. Perbedaan dari Tampilan Motif

Batik Tulis Asli

  • Motif tidak pernah benar-benar sama persis
  • Garis terlihat alami, tidak kaku
  • Detail halus terlihat hidup
  • Motif tembus di kedua sisi kain

Batik Printing

  • Motif selalu seragam
  • Garis terlalu rapi dan kaku
  • Bagian belakang kain pucat
  • Detail terlihat datar

3. Perbedaan dari Tekstur Kain

Batik tulis biasanya terasa lebih lentur karena melalui proses pelorodan. Sedangkan batik printing cenderung lebih kaku karena tinta menempel di permukaan kain.


4. Perbedaan dari Ketahanan Warna

Batik Tulis

Warna meresap hingga ke serat kain. Jika dirawat dengan benar, warnanya bisa bertahan puluhan tahun.

Batik Printing

Warna hanya di permukaan. Lebih cepat pudar setelah beberapa kali dicuci.


5. Perbedaan dari Nilai Seni & Harga

Batik tulis memiliki nilai seni tinggi karena:

  • Buatan tangan
  • Waktu pengerjaan lama
  • Setiap kain unik

Harga batik tulis wajar jika lebih mahal. Sedangkan batik printing harganya jauh lebih murah karena diproduksi massal.


6. Cara Praktis Membedakan Saat Membeli

Berikut tips sederhana agar tidak tertipu:

  • Lihat bagian belakang kain (apakah tembus)
  • Raba tekstur (lebih lentur atau kaku)
  • Perhatikan garis motif (alami atau kaku)
  • Cium bau malam (batik tulis biasanya masih ada aroma khas)

Studi Kasus: Motif Peksi Parang Beraskecer

Pada motif Peksi Parang Beraskecer, detail burung dan gelombang parang sangat kompleks. Pada batik tulis, setiap sayap burung memiliki karakter unik. Sedangkan pada printing, detail selalu identik dan terasa kaku.


Kenapa Harus Pilih Batik Tulis Asli?

  • Nilai seni tinggi
  • Prestise
  • Investasi jangka panjang
  • Mendukung perajin lokal

Jika Anda mencari batik tulis asli motif Peksi Parang Beraskecer berkualitas, kami rekomendasikan seri:


👉 Batik Tulis Asli BTX 517 – Motif Peksi Parang Beraskecer


Kesimpulan

Perbedaan batik tulis dan printing sangat jelas jika Anda tahu cirinya. Jangan tergoda harga murah jika Anda menginginkan kualitas dan nilai seni tinggi.

Batik tulis adalah warisan budaya yang patut dijaga. Dengan membeli batik tulis asli, Anda ikut melestarikan budaya bangsa.


Artikel terkait:

Batik Tradisional Kawung yang Bermakna Kesucian

Batik tradisional kawung yang bermakna kesucian. Seolah tidak habisnya untuk membahas kain tradisional yang menjadi salah satu warisan budaya Indonesia ini. Batik bukanlah sekadar kain bermotif yang biasa dipakai untuk menghadiri acara formal atau menjadi busana wajib di hari Jumat. Lebih dari itu, batik mempunyai nyawa dan mengandung makna filosofis di dalamnya.

batik tulis kawung

Layanan Produsen dan Konveksi masker kain 24 jam.

Menurut penggolongannya batik kawung termasuk golongan motif geometris yang ciri khas motifnya mudah disusun. Dibagi-bagi menjadi kesatuan motif atau pola yang utuh dan lengkap. Ditinjau dari pengertian bentuknya motif batik kawung adalah motif batik yang tersusun dari bentuk bundar lonjong atau elips, susunannya memanjang menurut diagonal miring kekiri dan kekanan berseling-seling serta di susun berulang-ulang.

Makna Batik Tradisional Kawung

Motif batik Kawung konon diyakini diciptakan oleh salah satu Sultan Mataram, dan merupakan salah satu anggota Motif Larangan di samping 7 (tujuh) motif larangan lainnya seperti Parang, Parang Rusak, Cemukiran, Sawat, Udan Liris, Semen, dan Alas-alasan. Kawung juga termasuk desain yang sangat tua, terdiri dari lingkaran yang saling berinterseksi. Motif Batik Kawung dikenal di Jawa sejak abad 13 yang muncul pada ukiran dinding pada beberapa kuil/candi di Jawa, seperti Prambanan dan daerah Kediri. Selama bertahun-tahun, patra ini dilindungi hanya untuk keluarga kerajaan Kraton. Lingkaran-lingkaran, terkadang diisi dengan dua atau lebih tanda silang atau ornamen lain seperti garis-garis berpotongan atau titik-titik.

Kata kawung sendiri bisa dihubungkan kata kwangwung, yakni sejenis serangga yang berwarna coklat mengkilap dan indah. Kata kawung bisa juga bermakna sebagai sejenis pohoh palem, aren atau buah dari pohon aren (kolang-kaling). Bentuknya merupakan penampang lintang (irisan) dari buah tersebut yang memperlihatkan bentuk oval dari keempat bijinya. Beberapa berpendapat komposisi biji buahnya itu merupakan penyederhanaan dari 4 kelopak bunga lotus (teratai) yang sedang mekar atau juga merupakan pengembangan dari sisik ikan.

Baju Batik Tulis Kemeja Premium

Baju Batik Tulis Kemeja premium keekslusifannya tidak terdandingi. Bisa digunakan untuk semua kalangan, bisa digunakan untuk pakaian formal, atau hanya sekedar untuk baju batik sehari-hari. Selain menggunakan bahan batik tulis bisa juga menggunakan batik plangkan malam. Batik plangkan malam merupakan batik kombinasi tulis. Batik kombinasi tulis merupakan batik tulis kombinasi dengan teknik lain seperti teknik cetak. Teknik ini merupakan teknik asli juga, karena pembuatannya menggunakan canting dan malam.

Untuk harga batik plangkan malam harga kain permeter mulai dari Rp 60.000,00/meter hingga Rp 100.000,00/meter. Semua tergantung kerumitan dari motif batik. Untuk motif semua terserah dengan anda. Dapat juga menggunakan motif batik tulis atau menggunakan motif desain anda sendiri. Batik ini dibuat satuan tidak bisa diproduksi secara massal. Sehingga bisa dikatakan seragam batik ekslusif

Pemesanan Baju Batik Tulis

Pemesanan baju batik tulis dibuat dengan proses yang panjang dan rumit. Tidak mudah membuat selembar kain dengan motif khas asli ini. Oleh karena itu perlu apresiasi dan tindakan dari kita untuk membangun dan mempertahankan eksistensi dari batik tulis. Batik tulis jawa tengah bisa anda jadikan oleh-oleh untuk rekan kerja, kerabat, handai taulan, dll. Mengapa batik tulis cocok dijadikan oleh-oleh? Batik tulis Solo memang favorit banyak orang. Selain turis asing, para kolektor dan pecinta batik dalam negeri juga sangat banyak. Mereka menyukai batik bukan hanya dipandang sebagai sandang. Tapi juga dipandang sebagai karya seni yang diwariskan dari leluhur. Kita bisa melihat bagaimana decak kagum para pecinta batik seperti seorang penikmat lukisan yang melihat lukisan indah.

Batik tulis asli dengan kualitas terbaik dari sebuah kain bisa dilihat dari bahan kain itu sendiri. Batik tulis di Batik Dlidir terbuat dari bahan katun berkualitas. Bahan katun untuk batik tulis sendiri merupakan bahan kereta kencana dengan tekstur yang sangat lembut namun kuat. Bahan katun yang dingin cocok digunakan untuk membuat baju eksklusif. Baju yang dibuat menggunakan batik tulis akan nampak indah. Batik tulis biasanya dibuat paling banyak dua buah. Itu juga tidak bisa mirip 100% karena pembuatannya menggunakan tangan, bukan mesin. Sehingga pemakai batik tulis menggunakan baju yang sangat-sangat ekslusif karena tidak ada yang menyamai.

Untuk pemesanan batik atau batik fabric for quilting dapat menghubungi +6282265652222 (Bapak Mudzakir)

Batik Tradisional Bersifat Terikat dengan Aturan

Batik tradisional merupakan seni batik yang bersifat terikat suatu aturan tertentu dan dengan isen-isen tertentu. Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang ditulis dan dilukis pada daun lontar. Saat itu motif atau pola batik masih didominasi dengan bentuk binatang dan tanaman. Namun dalam sejarah perkembangannya batik mengalami perkembangan, yaitu dari corak-corak lukisan binatang dan tanaman lambat laun beralih pada motif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya. Selanjutnya melalui penggabungan corak lukisan dengan seni dekorasi pakaian, muncul seni batik tulis seperti yang kita kenal sekarang ini.

Batik tradisional adalah batik yang susunan motifnya terikat oleh suatu aturan tertentu dan dengan isen-isen tertentu. Oleh karena itu, dalam pembuatannya pun banyak aturan-aturan yang harus dipatuhi. Batik tradisional bersifat terikat dengan aturan terutama dalam hal pembuatan motif.

Ada beberapa jenis batik tradisional yang terkenal di Indonesia, misalnya Batik Kerokan, Batik Lorodan, Batik Badesan, Batik Radioan, Batik Pekalongan, Batik Kalimantan, Batik Kalengan, Batik Monochrome, Batik Jumputan, dan Batik Becak.

Batik Tradisional Identik dengan Batik Tulis

Batik tradisional identik dengan batik tulis. Yaitu batik yang dibuat dengan cara ditulis. Batik dengan teknik ini merupakan teknik membatik tertua yang pernah ada. Teknik ini sudah ada sejak ratusan tahun silam. Dan sampai saat ini teknik membatik tulis masih terjaga. Ada beberapa bahan dan alat yang digunakan untuk membuat batik tulis. Diantaranya, canting, lilin batik atau malam dan juga kain mori.

batik tulis tradisional

Seperti kita ketahui, batik merupakan kain bergambar. Tetapi, proses pembuatan gambar ini dilakukan dengan cara khusus. Yaitu dengan melukisnya menggunakan beberapa alat tradisional. Gambar yang ada pada batik biasa disebut pola atau motif batik. Ada berbagai pola yang sudah dibuat. Pola-pola tersebut kebanyakan merupakan filosofi hidup pada zaman dahulu.
Dahulu, batik menjadi salah satu kain yang sangat eksklusif. Tidak sembarangan orang bisa mengenakannya. Hanya seorang raja, keluarga kerajaan dan kalangan tertentu saja yang bisa mengenakan kain ini. Selain itu tidak bisa mengenakan kain yang merupakan warisan budaya ini.

Salah satu jenis batik yang masih sangat digemari adalah batik tradisional. Tradisional di sini adalah motifnya masih lama. Berbeda dengan batik modern, motif batik tradisional punya aturan dalam membuatnya. Dan seorang perajin batik tidak boleh melanggar aturan tersebut. Terutama mengenai motif batik itu sendiri. Inilah yang menjadikan beberapa motif batik menjadi motif pakem. Motif pakem adalah motif yang sudah tidak bisa diubah lagi. Dari zaman dahulu sampai sekarang motif ini mempunyai bentuk yang sama.

Ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh batik-batik tradisional. Makanya, sampai saat ini pun batik tradisional atau batik tulis tetap digemari oleh para pecinta batik. Untuk mendapatkan batik-batik tradisional, anda bisa membeli di tempat kami (Batik Dlidir). Untuk pemesanannya sangat mudah. Anda tidak perlu datang ke tempat kami. Melainkan cukup menghubungi saya (Pak Mudzakir) di nomor +6282265652222. Dan kami akan melayani anda dengan senang hati. Termasuk siap diajak berkonsultasi mengenai motif batik.

Batik Tradisional di Batikdlidir

Batik tradisional di Batikdlidir. Sebuah karya, tradisi dan tehnik yang harus dilestarikan. Tehnik ini sudah mengakar kuat di Indonesia, khususnya kota solo, pekalongan dan jogja. Batik tulis adalah pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain. Alat – alat yang digunakan yakni canting, malam, kain dan pemanas malam ( kompor kecil ).

batik tradisiona di Batikdlidir

Baca juga artikel kami lainnya : Batik jelly rolls.

Biasanya diperuntukkan bagi direksi perusahaan atau kalangan menengah keatas. Ini bukan tanpa alasan, karena harganya relatif mahal. Mengapa bisa mahal?, proses pembuatan membutuhkan waktu 2 minggu sampai 2 bulan. Waktu tersebut menghasilkan hanya satu potong batik tulis . Itulah yang membuatnya terbilang mahal.

Berikut tahapan dan jenjang harganya :

1. Tehnik ukel.
Yaitu Tehnik mencantingkan malam berbentuk setengah lingkaran. Tehnik ini juga termasuk untuk membuat pola gringsing dan obat nyamuk. Untuk tehnik ini masuk kategori tersulit kisaran. Kami memberi harga 1,3 jt sampai 3,5 juta. Kisaran ini tergantung bahan kain, pewarnaan dan tingkat kealusan dalam membatik (pengerjaan maksimal 3 bulan).

2. Tehnik Granit.
Yaitu tehnik mencantingkan malam dengan metode titik titik yg diluar pola. Sedangkan yg didalam pola bernama pasiran. Tehnik ini tergolong sulit karena dasar pembedanya dari sisi besar kecilnya canting.
Semakin kecil canting akan membutuhkan tingkat kerapian dan kesabaran yang tinggi. Dan juga memakan waktu cukup lama.
Untuk tehnik ini kisaran harga 900 ribu sampai 3 jt. Kisaran ini tergantung dari kehalusan. Selain itu, juga bahan kain yang digunakan. Pengerjaan tehnik granit menyita waktu 2 minggu.

3. Tehnik Buh.
Yaitu tehnik mencantingkan malam secara merata. Meliputi didalam pola utama maupun di tumpal. Untuk tehnik ini kisaran harga 600 rb sampai 700 ribu. Proses pembuatannya kami menampilkan kepada Anda dalam bentuk video dan gambar.

Untuk info maupun order Batik Tulis bisa whatsapp ke :
0822 6565 2222 Pak Mudzakir.