Perbedaan Batik Tulis Peksi Parang Beraskecer Asli dan Printing.
Di pasaran, tidak semua kain bermotif Peksi Parang Beraskecer dibuat dengan cara yang sama. Ada yang benar-benar batik tulis asli, ada pula yang hanya bermotif batik tetapi dicetak menggunakan mesin (printing). Perbedaan keduanya sangat signifikan, baik dari segi proses, nilai seni, hingga harga.
Pada halaman ini, mudzakir.com akan mengulas secara lengkap dan jujur tentang perbedaan batik tulis asli dan batik printing, khususnya untuk motif Peksi Parang Beraskecer agar Anda tidak salah pilih saat membeli.
1. Perbedaan dari Proses Pembuatan
Batik Tulis Asli
Batik tulis dibuat secara manual menggunakan canting dan malam panas. Setiap garis digambar satu per satu oleh pengrajin. Prosesnya sangat panjang:
- Membuat pola sketsa
- Mencanting malam
- Pewarnaan berlapis
- Pelorodan (menghilangkan malam)
Untuk satu kain batik tulis motif Peksi Parang Beraskecer, proses pengerjaan bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Batik Printing
Batik printing dibuat menggunakan mesin cetak. Motif dicetak langsung ke kain seperti mencetak spanduk. Prosesnya cepat, bisa selesai dalam hitungan menit.
Tidak ada proses pencantingan, tidak ada malam, dan tidak ada sentuhan tangan perajin.
2. Perbedaan dari Tampilan Motif
Batik Tulis Asli
- Motif tidak pernah benar-benar sama persis
- Garis terlihat alami, tidak kaku
- Detail halus terlihat hidup
- Motif tembus di kedua sisi kain
Batik Printing
- Motif selalu seragam
- Garis terlalu rapi dan kaku
- Bagian belakang kain pucat
- Detail terlihat datar
3. Perbedaan dari Tekstur Kain
Batik tulis biasanya terasa lebih lentur karena melalui proses pelorodan. Sedangkan batik printing cenderung lebih kaku karena tinta menempel di permukaan kain.
4. Perbedaan dari Ketahanan Warna
Batik Tulis
Warna meresap hingga ke serat kain. Jika dirawat dengan benar, warnanya bisa bertahan puluhan tahun.
Batik Printing
Warna hanya di permukaan. Lebih cepat pudar setelah beberapa kali dicuci.
5. Perbedaan dari Nilai Seni & Harga
Batik tulis memiliki nilai seni tinggi karena:
- Buatan tangan
- Waktu pengerjaan lama
- Setiap kain unik
Harga batik tulis wajar jika lebih mahal. Sedangkan batik printing harganya jauh lebih murah karena diproduksi massal.
6. Cara Praktis Membedakan Saat Membeli
Berikut tips sederhana agar tidak tertipu:
- Lihat bagian belakang kain (apakah tembus)
- Raba tekstur (lebih lentur atau kaku)
- Perhatikan garis motif (alami atau kaku)
- Cium bau malam (batik tulis biasanya masih ada aroma khas)
Studi Kasus: Motif Peksi Parang Beraskecer
Pada motif Peksi Parang Beraskecer, detail burung dan gelombang parang sangat kompleks. Pada batik tulis, setiap sayap burung memiliki karakter unik. Sedangkan pada printing, detail selalu identik dan terasa kaku.
Kenapa Harus Pilih Batik Tulis Asli?
- Nilai seni tinggi
- Prestise
- Investasi jangka panjang
- Mendukung perajin lokal
Jika Anda mencari batik tulis asli motif Peksi Parang Beraskecer berkualitas, kami rekomendasikan seri:
👉 Batik Tulis Asli BTX 517 – Motif Peksi Parang Beraskecer
Kesimpulan
Perbedaan batik tulis dan printing sangat jelas jika Anda tahu cirinya. Jangan tergoda harga murah jika Anda menginginkan kualitas dan nilai seni tinggi.
Batik tulis adalah warisan budaya yang patut dijaga. Dengan membeli batik tulis asli, Anda ikut melestarikan budaya bangsa.
Artikel terkait:

WhatsApp Pak Mudzakir